Nah… Lanjut lagi ya…
Dalam pembuatan presentasi, selain hal-hal teknis seperti yang sudah saya jabarkan pada tulisan sebelumnya, Slide juga mempunyai peranan yang sangat penting. Slide yang bagus dan menarik akan dapat “menyihir” Audience untuk tidak berpaling dari presentasi kita.
Hehe, hal itu sudah saya buktikan sendiri. Dengan kata lain, sebenarnya kita dapat membuat para Audience merasa sayang untuk melewatkan setiap penampilan dari slide kita sangking bagus nya, ditambah pula performance kita yang TOP, wah, dijamin Audience tetap akan “melongo” sampai Presentasi kita selesai.
Sebenarnya banyak cara untuk membuat tampilan slide kita menjadi menarik, namun yang sangat saya tekankan adalah 3 hal, yaitu, Keserasian Pilihan Background, Pilihan warna bentuk gambar dan tulisan, serta Animasi GIF.
.
1. Pilihan Background
Dalam memilih background, beberapa hal perlu diperhitungkan, seperti isi background, Ketajaman dan kekontrasan warna, serta kesesuaian background dengan perihal yang ditampilkan.
Banyak orang yang membuat slide kurang mengerti dan tanpa mempertimbangkan aspek-aspek tersebut, sehingga tak jarang dalam penampilan slide sering kali slide tak menarik, norak atau malah tak terbaca.
Usahakan dalam pemilihan background, background tersebut akan membuat Tulisan/gambar yang kita tampilkan menjadi terbaca jelas dan “eye catching”, akan lebih baik lagi jika background berupa gambar yang sesuai dengan perihal yang kita tampilkan.
Dalam, pemakaian background, ada beberapa pilihan, yaitu:
a. Background Default Microsoft PowerPoint
Pada Microsoft powerpoint sudah terdapat banyak pilihan background yang dapat memudahkan kita. Apalagi untuk versi 2007 pilihan background cukup menarik dan lagi secara default pengaturan warna tulisan sudah otomatis disesuaikan oleh program, jadi tidak perlu khawatir tulisan tidak terbaca.
Namun, tetap saja masih terbatas dan tidak bisa berekspresi lebih jika kita menggunakan default program saja. Jika untuk membuat Audience terkesima, masih kurang menurut saya. namun untuk pemula, kemudahan dan keringkasan, menurut saya sudah cukup baik.
b. Background Gambar dengan Bidang warna single tone yang luas.
Background dengan gambar/photo seperti ini juga membuat tampilan presentasi menjadi cukup menarik. Gambar yang diperlukan adalah gambar-gambar yang wilayah single tone nya luas, sehingga apabila tulisan ditempatkan, tidak akan tampilan menjadi tampak ruwet, sehingga tidak diperlukan pengurangan opacity/transparency.

Caranya, klik kanan pada sembarang tempat, kemudian pilih Format Background, Pilihan awal adalah pada Solid fill, ganti menjadi Picture or Texture Fill, kemudian klik File pilih gambarnya, kemudian Insert.
Gambar-gambar tersebut akan membuat slide tampak labih menarik dan ceria. Namun juga perlu diperhatikan isi gambar ataupun kekontrasan warna, jika memang kurang enak dilihat ataupun tidak sesuai dengan tema yang disampaikan, sebaiknya jangan dipaksakan.
Coba bandingkan dua slide dibawah dengan ini dengan dua slide diatas tadi.

Gambar nya memang bagus, namun tidak semestinya dipaksakan untuk menjadi background, apabila memang gambarnya cocok dan ingin ditampilkan, maka diperlukan pengaturan transparency pada Microsoft Powerpoint ataupun Opacity pada Photoshop.
Untuk Pengaturan Transparancy, klik kanan pada sembarang tempat, kemudian pilih Format Background, Atur pada Transparancy, idealnya adalah 60% sampai 80%, tergantung ketajaman warna gambar.
.
c. Background Dengan Photoshop
Nah, yang ketiga adalah cara favorit saya, dan sering saya gunakan untuk presentasi apapun.
Cara ini adalah cara yang paling menghasilkan hasil maksimal Karena bisa benar-benar berkreasi sesuka kita. Namun bukan cara yang praktis dan juga syaratnya harus sudah mahir atau paling tidak mengerti dasar photoshop terlebih dahulu.
Keuntungan dengan memakai photoshop bermacam-macam, kita bisa membuat background sendiri mulai dari 0, mengedit warna, Crop dan menggabungkan gambar kemudian di opacity sesuai kebutuhan tema perihal kita.
Perhatikan Slide Buatan saya untuk presentasi Kompetisi Jembatan Indonesia-4 dibawah ini.

Untuk membuat background slide tentang dasar teori dasar teori, Background dibuat dengan Menggunakan Hasil Scan halaman buku berisikan dasar teori jembatan yang kemudian di opacity 30%, dan dipadukan dengan gradient, dan ditambahkan watermark “Dasar Teori”. (original ide sendiri nih)

Membuat background berisi spesifikasi jembatan berdasar StaadPro, background dibuat dari hasil Printscreen Program StaadPro yang di opacity-kan 30%.

Membuat Background slide berisi dasar teori konsep momen gelagar sederhana, background dibuat dari hasil penggabungan gambar bidang momen dari printscreen staadpro yang di layer via cut, di opacity 30% dan ditambahkan gradient.

Membuat Slide berisi Konsep Konfigurasi, background dibuat dengan penggabungan hasil crop gambar tipe-tipe bentuk rangka yang di opacity 30% dan kemudian diberi layer background berwarna Gray.
Slide –slide diatas adalah hanya sedikit contoh dari banyak dan bermacam-macam background yang bisa dihasilkan dengan olah sederhana photoshop.
Tidak lain tujuannya adalah agar background tersebut sesuai dengan tema ataupun perihal yang sedang dibahas. Dengan begitu slide presentasi akan menjadi sangat menarik, namun konsekwensi nya pengerjaan jelas akan lebih banyak dibandingkan dengan cara-cara sebelumnya diatas. Namun, bagus atau tidaknya tetap tergantung dari tingkat kreatifitas kita sendiri (ya, pintar-pintarnya punya ide lah).
Untuk program lain seperti CorelDraw ataupun GIMP juga bisa digunakan, tergantung dari selera kita.



Bikin presentasi pake Excel bisa ga?
Trus… bikin persentasi yg ngomong sendiri gimana?
jadi kita cuma duduk sambil ngrokok pas presentasi..
tentu saja bisa…
pake Microsoft Word juga bisa…
di Excel terdapat fitur themes, juga bisa dipasang background, dsb, yang mendukung presentasi…
namun tentu saja tidak bisa disamakan dengan Microsoft Power point yang emang ditujukan untuk presentasi.
kalo presentasi yang ngomong dewe juga bisa mas…
kebanyakan orang pake macromedia flash, namun tentu saja PowerPoint juga bisa.
pada Effect Option di Animation terdapat menu Sound-No Sound… defaultnya kan memakai sound bawaan Micr.PowerPoint,
tapi kalau kita kepengen yang keluar adalah suara kita sendiri pada saat setiap klik object, kita bisa merekam suara kita sendiri dalam format WAV, dan kemudian browse suara kita sendiri di option tersebut pada pilihan “other sound”.
namun, pasti nya ga effektif untuk presentasi yang berupa test, ujian, atau yang bersifat persuasif.
namun, untuk pemakaian hal lain (seperti intermezo atau intro sebuah acara) bisa diaplikasikan sebagai alternatif pengganti Flash.
oy ja..akhirnya tu blog diisi juga sama cara2 buat presentasi yang okeyh, boleh juga buat referensi, terusin aja ja..nulis blognya, jangan cuma gara2 ditodong speedy jady ciuut.. okeyh guud lak..request blog tentang profil software2 ringan kayak talrent hahaha.. klo bisa plaxis.. hahaha..
oh ya kak q mw tanya kalau sotware untuk membuat animasi flash namanya pa? , bwt softrae desain jembatan n tower ntu namnya pa? mhn di bls
untuk animasi flash, bisa pake macromedia flash…. kalau buat gambar animasi yang sederhana bisa pake beneton GIF Movie maker…
untuk jembatan ato tower bisa pake STAAD.PRO, juga bisa pake SAP… itu yang paling umum di indo… yang advance masih banyak lagi lho….
mau untuk apa de’?
mas aq arek 2008
sampean udah full pengalaman desain ma itung2an jembatan
mas pengen masuk amera bridge club
mulainya smstr berapa?