Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Teknik Sipil’ Category

Orang dalam, secara umum di negeri tercinta ini sangat identik dengan Nepotisme.

Sudah jadi rahasia umum bahwa banyak instansi pemerintah maupun swasta yang menggunakan cara-cara ini untuk mendapatkan posisi, kursi, masuk sebagai karyawan ataupun hanya mempersingkat antrian.

Sampai sampai saat seorang kawan bisa masuk dinas PU di suatu daerah di jawa timur, dia ditanya oleh pegawai yang sudah lama bekerja disana. “kemarin bayar berapa mas?”, dijawab tidak bayar, ditanya lagi “disini keluarganya siapa?”, dijawab bukan keluarga siapa-siapa. Mungkin masih ada rasa malu sehingga tidak tambah bertanya “kok bisa masuk sini?”, hehehe.

1332403425753714440

sumber ilustrasi : irrasistible.wordpress.com pada kompasiana.com

Back to the topic. Namun, perlu digaris bawahi bahwa cerita tadi REAL. Cerita tersebut menggambarkan bahwa Nepotisme merupakan hal yang sudah SANGAT BIASA dimasyarakat kita, terutama di keluarga-keluarga yang sudah biasa melakukannya.

Hal yang ingin saya angkat disini adalah, benarkah peran “orang dalam” itu TIDAK DIBENARKAN sama sekali. Sebelum kita beranjak lebih jauh ke ‘orang dalam’, mari kita bahas tentang ‘rekomendasi’.

‘Rekomendasi’ dalam kamus bahasa indonesia disebutkan sebagai “minta perhatian bahwa orang yang disebut dapat dipercaya, baik, dsb (biasanya dinyatakan dengan surat)”.

‘Merekomendasikan’ dalam kamus bahasa indonesia adalah ‘menasihatkan’ atau ‘menganjurkan’.

Dalam banyak hal, rekomendasi sangat diperlukan. Sebagai contoh dalam pengajuan beasiswa, hampir seluruh beasiswa meminta aplikan melampirkan surat rekomendasi dari pimpinannya, dosennya, atau seniornya. Dalam hal ini dapat dilihat bahwa secara umum, rekomendasi yang diharapkan adalah yang berasal dari orang yang ‘lebih tinggi’ dari yang direkomendasikan. Bisa juga diartikan orang yang lebih punya pengaruh atau lebih dipercaya.

Rekomendasi sangat diperlukan, mengingat ini adalah alat percepatan dalam hal mendapatkan kepercayaan dari seseroang atau sebuah pihak. Dengan dituliskannya rekomendasi dari orang yang lebih dapat dipercaya atau lebih punya pengaruh, maka lebih tinggi juga ekspektasi/harapan yang ditaruh oleh pihak peminta surat rekomendasi kepada orang yang diberi rekomendasi. Bagi yang beragama muslim, pemberian rekomendasi pun juga sudah dilakukan pada masa sahabat Rasulullah SAW terdahulu.

Kembali lagi bahasa ‘orang dalam’. Jika kita membahas mengenai orang yang punya pengaruh ataupun lebih dipercaya, dalam sebuah organisasi, intansi ataupun perusahaan swasta, jika pemberi rekomendasi bukanlah chairman dalam perusahaan besar, kepala daerah, walikota ataupun pejabat tinggi lainnya, maka pemberi rekomendasi yang lebih punya pengaruh ataupun dapat dipercaya adalah ‘orang dalam’. Dalam hal ini ‘orang dalam’ yang dimaksud juga diharapkan orang yang punya posisi lumayan sampai ke tinggi dalam perusahaan tersebut. Orang yang punya posisi rendah namun punya prestasi ataupun track record yang baik pun bisa dijadikan sebagai ‘orang dalam’ yang bisa membuat rekomendasi.

Dari paragraf diatas, secara langsung dapat saya katakan bahwa memiliki link ‘orang dalam’ adalah ASET BERHARGA, terutama yang punya posisi baik. Namun perlu digaris bawahi, karena per-labelan ASET BERHARGA ‘orang dalam’ saat ini sudah mengarah ke perilaku yang tidak baik dan berujung pada NEPOTISME. Nah, bagaimana agar tidak menjadi Nepotisme? Padahal jelas saya akui bahwa memiliki ‘orang dalam’ adalah Aset Berharga.

Pertama, apa yang anda harapkan/minta dari ‘orang dalam’ tersebut? Memasukkan anda langsung? Memudahkan/Mempercepat/Meng-skip test anda? Disini dengan jelas saya meng-sugestikan anda bahwa jangan lakukan hal tersebut / jangan berfikir hal tersebut. Jika anda ingin memasuki sebuah perusahaan atas keinginan anda sendiri, maka carilah cara-cara yang prosedural ataupun cara-cara yang dilakukan orang lain.

Kedua, Sadari kemampuan anda. Jika anda sudah mengetahui standar penerimaan, ataupun syarat yang dibutuhkan. Intropeksi diri apakah anda mampu melakukan/melewatinya. Hal ini penting, karena sangat berpengaruh pada reputasi pemberi rekomendasi anda (jika anda meminta rekomendasi). Ada baiknya meminta saran dari orang dalam mengenai bagaimana membekali diri mengenai hal-hal yang kurang dari diri anda.

Ketiga, Mintalah Rekomendasi, ‘orang dalam’ maupun orang luar. Dalam hal ini, sangat diharapkan bahwa ‘orang dalam’ yang diminta rekomendasi adalah yang memahami anda seperti apa, minimal karakter anda, sehingga ia bisa memberikan penilaian pada tim penyeleksi / penilai / HRD. Meminta rekomendasi inilah YANG MENJADI PEMBEDA anda masuk dengan Nepotisme ataupun jalur resmi dengan Rekomendasi. Mungkin tidak perlu meminta formal, cukup mengabarkan saja. Jika anda memang layak direkomendasikan ataupun memang strongly recomended, tanpa perlu mengemis minta dimasukkan, anda pasti diusahakan untuk masuk.

sumber ilustrasi : thebutlerjournal.com

Jangan befikir bahwa orang dalam akan selalu mengusahakan anda masuk. Banyak orang dalam yang juga sebenarnya MERASA BERAT untuk memasukkan seseorang lantaran tidak jelas kualitasnya ataupun sudah tau kualitasnya buruk dan hanya mau tinggal masuk saja. Bahkan keluarga sekalipun, pasti ada dalam fikirannya seperti itu. Namun memang sudah jadi budaya Nepotisme indonesia, perkara sungkan, kasihan, dsb, ya diusahakan saja.

Pengalaman saya, saya sudah beberapa kali merekomendasikan orang untuk masuk perusahaan yang saya tempati. Pernah ada yang minta tolong dibantu dimasukkan. Terang saya jelaskan padanya (untungnya lebih muda dari saya), “saya akan rekomendasikan kamu, saya tau kerja kamu bagus, namun hasilnya tetap ada di HRD dan banyak berdo’a saja”. Dan pada saat ada beberapa kandidat, dengan kuat saya rekomendasikan orang tersebut ke HRD supaya diterima, dan setelah diterima, ia dapat membuktikan kinerjanya yang sangat baik.

Seorang teman juga pernah saya masukkan langsung, tanpa test dengan rekomendasi saya. Dalam hal ini memang saya yang mencari-cari dia, saya yang butuh sebagai asisten, saya sudah tau kinerja dan karakternya, dan dia sebelumnya juga tidak pernah meminta saya memasukkan dalam perusahaan yang saya tempati. Dan saat ini teman saya itu sudah bekerja, selalu berkinerja baik dan saya dapat melihat jelas bahwa selain untuk prestasinya, dia berkinerja baik untuk dapat menjaga nama baik saya.  Sangat mudah untuk masuk dengan jalur yang ini, saya sangat berharap anda-anda juga mendapatkan jalur cepat ini. Tentunya, imbangi dengan prestasi, nama baik dan kinerja anda. 😉

Semoga dapat mencerahkan, dan memberikan suggest untuk ‘MERUBAH SEDIKIT’ mengenai cara ‘PEMANFAATAN ORANG DALAM’. 😉

fachwords

Advertisements

Read Full Post »

lama tak kembali

wah… lama ga’ nge-blog ria…

sangking sibuknya sm kegiatan kampus + dicabutnya speedy dari kostan…hehehe

setelah ini mau aktif nulis lagi deh…

project tulisan yang paling pertama ini adalah “JEMBATAN MAHULU SAMARINDA”

yaitu beberapa tulisan tentang jembatan struktur pelengkung yang baru aja jadi di samarinda…

ditunggu ya…

Mahulu Bridge

Mahulu Bridge

Read Full Post »

Seminar Sipil ITS

Lagi memikirkan Ide untuk Makalah Sipil Lingkungan…
Peminat dari Univ. ku dikit pula…
ada yang bisa kasih masukan?
deadline abstrak tggal 12 Januari 2008…

Read Full Post »

Membuat Slide Menarik

Nah… Lanjut lagi ya…
Dalam pembuatan presentasi, selain hal-hal teknis seperti yang sudah saya jabarkan pada tulisan sebelumnya, Slide juga mempunyai peranan yang sangat penting. Slide yang bagus dan menarik akan dapat “menyihir” Audience untuk tidak berpaling dari presentasi kita.
Hehe, hal itu sudah saya buktikan sendiri. Dengan kata lain, sebenarnya kita dapat membuat para Audience merasa sayang untuk melewatkan setiap penampilan dari slide kita sangking bagus nya, ditambah pula performance kita yang TOP, wah, dijamin Audience tetap akan “melongo” sampai Presentasi kita selesai.
Sebenarnya banyak cara untuk membuat tampilan slide kita menjadi menarik, namun yang sangat saya tekankan adalah 3 hal, yaitu, Keserasian Pilihan Background, Pilihan warna bentuk gambar dan tulisan, serta Animasi GIF.
.

1. Pilihan Background
Dalam memilih background, beberapa hal perlu diperhitungkan, seperti isi background, Ketajaman dan kekontrasan warna, serta kesesuaian background dengan perihal yang ditampilkan.
Banyak orang yang membuat slide kurang mengerti dan tanpa mempertimbangkan aspek-aspek tersebut, sehingga tak jarang dalam penampilan slide sering kali slide tak menarik, norak atau malah tak terbaca.
Usahakan dalam pemilihan background, background tersebut akan membuat Tulisan/gambar yang kita tampilkan menjadi terbaca jelas dan “eye catching”, akan lebih baik lagi jika background berupa gambar yang sesuai dengan perihal yang kita tampilkan.
Dalam, pemakaian background, ada beberapa pilihan, yaitu:
a. Background Default Microsoft PowerPoint
Pada Microsoft powerpoint sudah terdapat banyak pilihan background yang dapat memudahkan kita. Apalagi untuk versi 2007 pilihan background cukup menarik dan lagi secara default pengaturan warna tulisan sudah otomatis disesuaikan oleh program, jadi tidak perlu khawatir tulisan tidak terbaca.
Namun, tetap saja masih terbatas dan tidak bisa berekspresi lebih jika kita menggunakan default program saja. Jika untuk membuat Audience terkesima, masih kurang menurut saya. namun untuk pemula, kemudahan dan keringkasan, menurut saya sudah cukup baik.

Pilihan Slide cukup beragam, dan kesesuaian warna diatur otomatis oleh Microsoft Powerpoint.

Pilihan Slide cukup beragam, dan kesesuaian warna diatur otomatis oleh Microsoft Powerpoint.

b. Background Gambar dengan Bidang warna single tone yang luas.
Background dengan gambar/photo seperti ini juga membuat tampilan presentasi menjadi cukup menarik. Gambar yang diperlukan adalah gambar-gambar yang wilayah single tone nya luas, sehingga apabila tulisan ditempatkan, tidak akan tampilan menjadi tampak ruwet, sehingga tidak diperlukan pengurangan opacity/transparency.

Caranya, klik kanan pada sembarang tempat, kemudian pilih Format Background, Pilihan awal adalah pada Solid fill, ganti menjadi Picture or Texture Fill, kemudian klik File pilih gambarnya, kemudian Insert.

Gambar-gambar tersebut akan membuat slide tampak labih menarik dan ceria. Namun juga perlu diperhatikan isi gambar ataupun kekontrasan warna, jika memang kurang enak dilihat ataupun tidak sesuai dengan tema yang disampaikan, sebaiknya jangan dipaksakan.
Coba bandingkan dua slide dibawah dengan ini dengan dua slide diatas tadi.

Gambar nya memang bagus, namun tidak semestinya dipaksakan untuk menjadi background, apabila memang gambarnya cocok dan ingin ditampilkan, maka diperlukan pengaturan transparency pada Microsoft Powerpoint ataupun Opacity pada Photoshop.

Untuk Pengaturan Transparancy, klik kanan pada sembarang tempat, kemudian pilih Format Background, Atur pada Transparancy, idealnya adalah 60% sampai 80%, tergantung ketajaman warna gambar.

.

c. Background Dengan Photoshop
Nah, yang ketiga adalah cara favorit saya, dan sering saya gunakan untuk presentasi apapun.
Cara ini adalah cara yang paling menghasilkan hasil maksimal Karena bisa benar-benar berkreasi sesuka kita. Namun bukan cara yang praktis dan juga syaratnya harus sudah mahir atau paling tidak mengerti dasar photoshop terlebih dahulu.
Keuntungan dengan memakai photoshop bermacam-macam, kita bisa membuat background sendiri mulai dari 0, mengedit warna, Crop dan menggabungkan gambar kemudian di opacity sesuai kebutuhan tema perihal kita.

Perhatikan Slide Buatan saya untuk presentasi Kompetisi Jembatan Indonesia-4 dibawah ini.

Untuk membuat background slide tentang dasar teori dasar teori, Background dibuat dengan Menggunakan Hasil Scan halaman buku berisikan dasar teori jembatan yang kemudian di opacity 30%, dan dipadukan dengan gradient, dan ditambahkan watermark “Dasar Teori”. (original ide sendiri nih)

Membuat background berisi spesifikasi jembatan berdasar StaadPro, background dibuat dari hasil Printscreen Program StaadPro yang di opacity-kan 30%.

Membuat Background slide berisi dasar teori konsep momen gelagar sederhana, background dibuat dari hasil penggabungan gambar bidang momen dari printscreen staadpro yang di layer via cut, di opacity 30% dan ditambahkan gradient.

Membuat Slide berisi Konsep Konfigurasi, background dibuat dengan penggabungan hasil crop gambar tipe-tipe bentuk rangka yang di opacity 30% dan kemudian diberi layer background berwarna Gray.

Slide –slide diatas adalah hanya sedikit contoh dari banyak dan bermacam-macam background yang bisa dihasilkan dengan olah sederhana photoshop.
Tidak lain tujuannya adalah agar background tersebut sesuai dengan tema ataupun perihal yang sedang dibahas. Dengan begitu slide presentasi akan menjadi sangat menarik, namun konsekwensi nya pengerjaan jelas akan lebih banyak dibandingkan dengan cara-cara sebelumnya diatas. Namun, bagus atau tidaknya tetap tergantung dari tingkat kreatifitas kita sendiri (ya, pintar-pintarnya punya ide lah).
Untuk program lain seperti CorelDraw ataupun GIMP juga bisa digunakan, tergantung dari selera kita.

(bersambung, Teknik Tulisan dan warna, animasi)

Read Full Post »

Presentasi, adalah hal yang biasa dan pasti semua orang alami khususnya yang orang-orang berkarier atau pernah menempuh pendidikan baik tingkat SMP, SMA atau perguruan tinggi.
Hal klasik yang pasti dialami oleh tukang presentasi adalah bagaimana caranya hal yang dipresentasikan itu bener-bener dilihat, dimengerti dan dipahami oleh orang yang kita hadapi. Seperti pengertian presentasi itu sendiri kan gimana caranya kita menerangkan apa maksud kita dengan cara lisan dan penambahan media visual (peraga, slide proyektor, dsb) kalo ada.
Nah, yang akan saya bahas disini adalah presentasi yang menggunakan media visual, khususnya dengan powerpoint.

.
Kenapa saya mengangkat hal ini?
Selain atas ide dan permintaan dari senior dan teman-teman saya agar memuat artikel gimana cara buat presentasi yang asik, Seperti masalah klasik tadi juga, terkadang terjadi hal-hal seperti penguji, dosen ataupun bos kita menghadapi presentasi kita dengan tampang ogah-ogahan, memperhatikan sambil liat-liat/baca-baca modul yang kita bagikan, sambil bicara dengan temannya mengomentari presentasi kita.
Maksud hati sih kepengen bapaknya memperhatikan terus, padahal ada slide-slide yang kita jadikan andalan pada presentasi kita, eh, malah ga diperhatikan. Ga’ asik kan…hehe
Nah, itulah… gimana cara kita supaya pandangan para penguji/dosen/bos kita itu ga’ berpaling dari presentasi yang kita sajikan, akan saya bahas disini.

.

1. Sajikan Hal Penting atau Hal-hal yang Menarik saja.
Inti presentasi itu apa sih?
Intinya Menjelaskan dan meyakinkan audience tentang hal apa yang akan kita bicarakan.
Idealnya, presentasi dengan menggunakan powerpoint/slide selalu disertakan modul (proposal, makalah, paper) yang berisikan tentang data lengkap ataupun penjelasan lengkap tentang hal apa yang kita angkat.
Dengan kata lain, tidak mesti dalam setiap presentasi kita harus menampilkan semua hal yang kita sajikan. Bayangkan saja, kalo misalnya makalah/proposalnya 100lembar, kalo semua dipresentasikan bisa makan waktu 1 jam-an.
Waktu ideal presentasi adalah 10-15 menit. Lebih dari itu, para audience bisa jadi mudah bosan dan tak fokus lagi.
Sajikan saja hal-hal yang menarik dan penting dari bahasan kita. Hal-hal seperti pengertian umum (yang kira2 semua audience juga dah pada ngerti) ga perlu ditampilkan ato malah dijelaskan panjang lebar, paling tidak cukup point nya aja.

Hal seperti ini paling sering dilakukan orang-orang dengan dalih supaya yang dibahas makin banyak. Ingat, semakin singkat dan padat presentasi akan semakin baik, semakin lama bakal tambah bikin bosen.
Tampilkan saja hal-hal yang baru, berbeda, inti dari percobaan/penelitian, inti bahasan, cara kerja lengkap, kesimpulan padat singkat dan contoh-contoh kongkritnya.
Untuk hal-hal yang tidak diterangkan pada saat presentasi, itulah gunanya Modul yang dibagikan/dikumpulkan. Agar hal-hal lain yang umum, atau yang tidak dijelaskan ataupun penjelasan lengkap masalah presentasi bisa dibaca dimodul.

.

2. Banyakin Point-Point dan gambar dari pada tulisan sepanjang dan sejauh mata memandang. (hehe).

Tanpa mempertimbangkan Isinya, slide Mana yang lebih baik menurut mu?

Tanpa memperatikan isinya, slide mana yang lebih baik menurutmu?

Dua contoh slide diatas adalah Slide A yang  berisikan seluruh pengertian (penyaji tinggal membaca saja), dan Slide B yang berisikan tentang Poin-poin (Penyaji harus memberikan penjelasan).

Hal ini yang paling banyak dilakukan oleh para tukang presentasi (tapi jangan samakan dengan slide dosen ngasih mata kuliah lho,beda itu).
Sebenarnya tidak salah sih, menampilkan penjelasan panjang lebar di slide, apalagi pake font 12 trus sampe 15 baris gitu… wiis, percaya ae wes, dari 10 audience, paling pol juga Cuma 1-2 orang yang baca, males.
Memberikan tulisan pada slide, secara tidak langsung memaksa audience untuk membaca. Karena itu, sajikanlah tulisan yang penting saja.

Misalnya dari pengertian
“Beton ringan, adalah beton yang mempunyai berat kurang dari 2400kg/m3 yang biasanya terbuat dari agregat ringan semacam batu apung dan juga tambahan admixture yang kebanyakan mengandung alumunium sulfat….bla…bla….bla….”
Yaah… apabila menampilkan di slide kyak gtu, kurang efektif dan ga menarik tuh.
Akan lebih baik jika dituliskan
“Beton Ringan = Bobot < 2400 kg/m3 berisi agregat ringan + admixture khusus”
Nah, setelah membaca yang dituliskan barusan, baru kita jelaskan lisan (ga’ membaca teks).
“nah, agregat yang dimaksud disini adalah bla…bla…bla… dan admixture nya mengandung bla…bla…bla… contohnya bla…bla…bla…”. Dengan gaya yang komunikatif.
Dengan begitu, presentasi nya akan lebih menarik dan lebih dihargai, apalagi kita terlihat lebih menguasai materi (kalo ngebaca teks, apalagi terpampang di slide kyak kurang nguasain materi).

contohnya gini deh

Tampilan B jelas lebih menarik dari pada Slide A yang memaksa Audience membaca isi slide tersebut. Apabila Slide B diberikan penjelasan yang sangat jelas dan menarik, pasti penilaian presentasi dan pemahaman Audience akan lebih baik.

.

3. Sajikan dengan Suara Jelas, tegas dengan intonasi dan gerak badan yang mendukung.

KUASAI MATERI PRESENTASI….!!!

Hal ini juga merupakan salah satu point yang sangat penting dalam presentasi.
Tak jarang penyaji berpresentasi dengan gaya yang monoton, intonasi datar, muka seperti tak berekspresi dan tak bergerak dalam radius 10cm karena grogi dan tidak begitu menguasai materi..hehe…

Pada saat saya menyiapkan presentasi untuk KJI-4, ada senior yang memberi masukan bahwa berhasil tidaknya presentasi bisa di tentukan dari 5 menit pertama. Intinya, gimana caranya kita membuat menit-menit awal presentasi itu menjadi bener-bener  WAH, mengejutkan, bahkan harus bisa membuat juri yang sudah ngantuk-ngantuk karena hari yang sudah siang jadi bisa melotot kembali.
namun, apabila sudah membosankan di menit-menit pertama, nantinya kita harus punya sesuatu yang benar2 WAH di tengah-tengah supaya ga biasa-biasa saja sampai slide selesai.
Entah itu menyapa hangat juri-juri satupersatu waktu diawal, cerita-cerita, buat slide yang wah, atau apapun juga (tapi tetap sesuai dengan yang disampaikan).

Intonasi juga penting, agar bicara kita tidak terdengar seperti membaca ato menghapal.
Seperti contoh berikut:
Dari pada dengan gaya bicara seperti “beton ringan berisi agregat khusus yang berisi bla…bla… dan mengandung bla…bla…”. Dengan intonasi membaca teks

Lebih baik dengan gaya bicara seperti “beton ringan selalu berisikan agregat-agregat khusus”. Nah, agregat seperti apa itu?” “Yaitu bla…bla…”, kenapa kok agregat seperti itu bikin beton ringan?” seperti yang kita ketahui bahwa agregat tersebut mengandung bla…bla…”.
Dengan intonasi yang komunikatif seperti bertanya dan menjawab kepada audience.

Untuk pergerakan penyaji, akan lebih baik jika penyaji aktif bergerak (jika memang diperlukan atau memang memungkinkan) dan tidak diam ditempat. Apalagi kalau grogi, bakal keliatan banget kalo diam ditempat. Dengan aktf dan banyak bergerak juga sedikit banyak akan mengurangi rasa grogi kita sendiri.

BERSAMBUNG

(Trik Membuat Tampilan Slide Lebih Menarik)

Read Full Post »

Jembatan Mahakam

Jembatan Mahakam adalah Jembatan Terpanjang pertama yang ada di Provinsi Kalimantan Timur.

Jembatan ini Menghubungkan Kota Samarinda dengan Daerah samarinda seberang. Jembatan ini juga menjadi salah satu ikon dari kota samarinda selain dari sungai mahakam yang luas, Stadion Palaran yang megah dan Islamic Center yang merupakan masjid termegah se-Asia Tenggara.

Jembatan Mahakam merupakan Tipe Jembatan Rangka Atas dengan 6 bagian bentang jembatan tanpa bentang aproach.

Spesifikasi Jembatan Mahakam:

1. Panjang Total                   : 400,00 meter

2. Bentang Terpanjang         : 100,00 meter

3. Lebar                               : 1.20 + 0.5 + 6.00 + 0.50 + 1.20 = 10.30 meter

4. Tipe Bangunan Atas         : Jembatan Rangka Baja Hollandia Kloos Kelas B

5. Tipe Bangunan Bawah      : Tiang Pancang Baja

6. Lokasi                             : km 5.00 dari kota samarinda

7. Waktu Pembangunan       : 1982-1986

8. Waktu selesai                  : 3 Agustus 1986

9. Perencana                        : Direktorat Jenderal Bina Marga

10. Metode Pelaksanaan      : Cantilever

11. Kontraktor Pelaksanaan : PT. Hutama Karya (Persero)

12. Biaya Konstruksi            : 7,2 Milyar

Tampak dari Arah Samarinda Seberang

Tampak dari Arah Samarinda Seberang

Tampak dari bentang terpanjang Jembatan

Tampak dari bentang terpanjang Jembatan

Jembatan Mahakam termasuk Jembatan yang cukup besar untuk jembatan sungai. Juga karena Dalam dan besar nya sungai mahakam, memungkinkan Kapal kapal besar lewat dbawahnya. mulai dari kapal sedang, Kapal tangker Menengah kebawah, hingga Ponton Batu bara dan Kayu.

Ponton Batu BARA

Ponton Batu BARA

Jembatan ini juga mempunyai bagian yang menarik yang jarang dimiliki jembatan di indonesia, yaitu lajur pedestrian (pejalan kaki). kebanyakan jembatan, jalur pedestrian ditempatkan di trotoar pada bagian dalam rangka jembatan. namun, pada jembatan mahakam, jalur tersebut ditempatkan pada dek yang berada diluar rangka jembatan, sehingga bersifat cantilever terhadap jembatan.

Dek Samping untuk jalur pejalan kaki dan sepeda

Dek Samping untuk jalur pejalan kaki dan sepeda

Dek pejalan kaki

Dek pejalan kaki

penempatan dek pejalan kaku ini menurut saya sangat bagus sekali, karena diharapkan keselamatan pejalan kaki menjadi lebih baik karena terlindungi dari manuver kendaraan yang berada dalam ruang jembatan yang terbatas.

Tulisan "Jembatan Mahakam"

Tulisan Jembatan Mahakam

Satu hal yang juga menarik dari Jembatan Mahakam, jembatan ini cukup terawat. Pemkot Samarinda Sadar bahwa Jembatan Mahakam adalah salah satu Icon samarinda. sehingga perawatan Cat nya pun dijaga. selain itu juga terdapat tulisan “Jembatan Mahakam” yang sangat besar dan dapat dilihat dari arah kota samarinda. Pada saat malam, Tulisan ini akan menyala terang dan membuat Jembatan Mahakam tampak lebih cantik pada malam hari.

Titik buhul Bentang utama, Bresing Atas, dan titik buhul Rangka Bawah

Titik buhul Bentang utama, Bresing Atas, dan titik buhul Rangka Bawah

l

Apabila terdapat hal-hal lain yang menarik dari jembatan yang termasuk favorit saya ini akan ditampilkan berikutnya. jika ad yang request untuk photo-photo bagian bagiannya, yah, insyallah kalo ada di tampilkan, kalo ga ada, ya ditunggu kepulangan saya berikutnya saja yah. hehe

Read Full Post »

untuk tahap pelaksanaan akan dimulai tahap pembuatan Jembatan, Latihan Rutin di GEDUNG.A, hingga tahap pelaksanaan di politeknik negeri jakarta. Adapun formasi dari AMERA-UB 2008,

Jumlah Tim AMERA adalah 2 Tim:

1. Tim Acemano – Jembatan Stalingrad

2. Tim Punakawan – Jembatan AmeraRoso

Dosen Pembimbing:

Ir. Sugeng P. Budio, MS

Ir. Wisnumurti, MT

Pendamping:

Ir.Tri Budi Prayogo, MT (PD III)

Kru berjumlah 42 orang masing-masing dari angkatan:

2007 – 2 orang

2006 – 18 orang

2005 – 1 orang

2004 – 19 orang

.

PERSIAPAN, PELAKSANAAN AMERA dan KJI-4

Pembuatan Jembatan

Perakitan Segmen di Lab.Proses Prod. Mesin UB
Perakitan Segmen di Lab.Proses Prod. Mesin UB
Pengawasan Pembuatan Rangka Utama Jembatan Stalingrad

Sayangnya dalam pembuatan jembatan AmeraRoso dari tim kayu tidak dapat ditampilkan. dalam pembuatan ini, untuk tim baja Acemano, bekerjasama dengan Lab.Proses Produksi Brawijaya. Pengerjaan dibantu oleh 2 orang petugas Lab dan pengawasan dilakukan langsung oleh kami sendiri.

.

Latihan Rutin AMERA

Show time AMERA-Tim Punakawan
Show time AMERA-Tim Punakawan di Lap.Parkir Ged.A
Latihan AMERA-Tim Acemano di Lab.Struktur
Latihan AMERA-Tim Acemano di Lab.Struktur
Latihan AMERA - Tim Acemano Di lab.struktur
Latihan AMERA – Tim Acemano Di lab.struktur

Latihan dilakukan oleh masing-masing tim baja dan tim kayu minimal 7 kali latihan. dilakukan bergantian antara tim baja dan tim kayu di lab.struktur secara bergantian. Show time (latihan diluar ruangan dan disaksikan oleh semua mahasiswa dan dosen) dilakukan apabila masing-masing tim sudah cukup latihan dan siap.

.

Pemberangkatan

Punakawan di Upacara Pelepasan
Punakawan di Upacara Pelepasan

berdoa dulu

berdoa dulu

Pada tanggal 6 Agustus 2008 adalah pemberangkatan AMERA ke jakarta. Sebelum pemberangkatan dilakukan upacara pemberangkatan yang diikuti oleh PD III, Kajur, Sekjur, dosen pembimbing, HMS, Panitia Jurusan, Kru dan peserta. bertempat di ruangan Lab.struktur dan beton (biasanya di lap.parkir ged.A, tapi kondisi kemarin ga memungkinkan).

.

Persiapan di Pit Stop

Photo duluu.. baru kerja

Photo duluu.. baru kerja

Ayo kerja-kerja

Pada tanggal 7 agustus siang kami tiba dijakarta secara bersamaan (Kru-naik kereta, Peserta dan Jembatan naik Bus UB). Setelah sampai di makara UI, sore nya kami langsung menuju ke Pit Stop yang disediakan oleh panitia. di pit stop semua peralatan, jembatan, alat bantu, launcher, dan rangka pemberat disiapkan. kemudian, jembatan baja dan kayu disegel oleh panitia dan boleh dibuka lagi pada saat pelaksanaan.

.

Upacara Pembukaan KJI-4 2008

(lewat dulu ya)

Tahap Presentasi

(lewat dulu ya)

Read Full Post »

Older Posts »